EVALUASI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL MENJADI SIMPANG BERSINYAL

Studi Kasus Persimpangan Jl. S. Supriadi – Jl. Klayatan 3 Kota Malang

  • Taufikkurrahman Taufikkurrahman

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan perubahan simpang tak bersinyal menjadi simpang bersinyal ditinjau dari kinerja simpang pada simpang Jl. S.Supriadi – Klayatan 3 kota Malang. Skenario perbaikan kinerja simpang dengan perbaikan geometrik simpang dan pemasangan rambu masih belum menghasilkan kinerja yang baik. Maka pada artikel ini akan dilakukan scenario perbaikan simpang dengan memasang lampu lalulintas. Pengembangan dan pengolahan data lalulintas dilapangan di lakukan dengan survei arus lalulintas, pengukuran kondisi geometrik. Pengolahan data dilakukan dengan metode MKJI 1997. Hasil Penelitian dengan Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Berdasarkan hasil perhitungan dilapangan dapat diketahui bahwa kapasitas Simpang Jl. S. Supriadi – Jl. Klayatan 3, pada pendekat Utara Derajat Kejenuhan (DS) = 0,856, pendekat Barat Derajat Kejenuhan (DS) = 0,868, pendekat Selatan Derajat Kejenuhan (DS) =0,864. Tundaan simpang rata-rata di simpang Jl. S. Supriadi – Jl. Klayatan 3 diperoleh sebesar 48,3 det/smp, didapat nilai LoS adalah E. Ditinjau dari kinerja simpang, aplikasi lampu lalulintas layak di operasikan pada simpang Jl. S. Supriadi-Jl. Klayatan 3.

Published
2020-04-10
Section
Articles